Kok Bisa Ya Tidur Sambil Berjalan?


Jakarta, Perimgnah melihat orang tidur sambil berjalan? Biasanya orang tersebut tidak sadar bahwa selama tidur dirinya melakukan suatu aktivitas. Mengapa seseorang bisa tidak sadar bahwa dirinya tidur sambil berjalan?

Tidur sambil berjalan juga dikenal dengan istilah somnambulism, yang diklasifikasikan sebagai parasomnia, yaitu kebiasaan selama tidur yang tidak normal dan sangat mengganggu. Biasanya parasomnia diikuti dengan mengeluarkan banyak keringat saat tidur dan mengkertakan gigi.

“Parasomnia adalah kesalahan dalam hal waktu dan keseimbangan di dalam otak pada saat transisi antara bangun dan tidur,” ujar Drs. Hobson and Silvestri, seperti dikutip dari Howstuffworks, Minggu (23/8/2009).

Beberapa orang berpikir bahwa orang yang tidur sambil berjalan merupakan akibat dari mimpinya dan berada di bawah alam sadarnya. Kegiatan ini bisa terjadi beberapa detik hingga sampai setengah jam. Biasanya orang tersebut memiliki tatapan mata yang kosong dan tidak ada ekspresi di wajahnya. Orang yang tidur sambil berjalan bisa melakukan kegiatan apa saja, seperti berjalan disekitar ruangan, memainkan alat musik bahkan bisa sambil mengendarai mobil.

Hal ini biasanya lebih banyak terjadi pada anak-anak, sementara untuk orang dewasa jumlahnya lebih sedikit. Dalam keluarga biasanya lebih sering terjadipada anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. Ada beberapa orang yang menghubungkan tidur sambil berjalan dengan penyakit epilepsi, histeris, atau suatu kelainan.

Tidur sambil berjalan terjadi selama seseorang telah tidur dengan sangat dalam yaitu pada tahap 3 dan 4, dimana gelombang otak bekerja sangat lambat karena sepanjang hari otak terus bekerja. Ahli kesehatan mental mengatakan bahwa tidur sambil berjalan merupakan suatu kelainan dari penimbulan atau kebangunan, yang berarti ada sesuatu yang menjadi pemicu di otak yang membuat seseorang bangun dari tidur terdalamnya. Jadi, orang tersebut berada pada posisi antara tidur dan terbangun.

Faktanya banyak anak-anak yang sudah mengalami hal ini, khususnya sejak masa pertumbuhannya. Otak anak berkembang lebih cepat dan dipersiapkan dengan segala macam rangsangan. Orang dewasa yang memiliki kebiasaan ini biasanya sudah terjadi sejak masih kecil.

Bagi beberapa orang tidur sambil berjalan sangat berbahaya, karena bisa mencelakakan dirinya maupun orang lain. Bagi orang dewasa bisa disebabkan oleh pengaruh obat yang diminum ataupun alkohol. Sementara pada anak-anak bisa dibantu dengan memberikan jadwal tidur yang teratur dan mengurangi stres.

Jika, masalah tidur sambil berjalan ini belum bisa diatasi dengan sendirinya, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui apa pemicunya dan agar bisa diobati.[Vera Farah Bararah – detikHealth]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s