KOPI DAN KANKER PROSTAT


Pria Peminum Kopi Lebih Kecil Resiko Terkena Kanker Prostat

Menurut hasil penelitian, pria yang minum enam cangkir kopi per hari lebih rendah 60 persen kemungkinannya terkena kanker prostat.

Sebuah studi baru mendapati bahwa pria yang sering minum kopi lebih kecil kemungkinannya terkena kanker prostat. Ini adalah studi terbaru yang menunjukkan manfaat salah satu minuman favorit di dunia.

Studi itu menyertakan sekitar 50.000 pria yang melaporkan kebiasaan mereka minum kopi dalam kuesioner setiap 4 tahun. Selama lebih dari dua dekade, pria yang minum kopi dalam jumlah sedang berkurang kemungkinannya untuk terkena semua jenis kanker prostat. Tapi penulis utama studi itu, Kathryn Wilson dari Harvard School of Public Health mengatakan perbedaan yang nyata muncul saat para periset melihat kanker prostat yang paling serius.

Wilson mengatakan, “Pria yang minum enam cangkir kopi atau lebih per hari kemungkinannya terkena kanker prostat mematikan lebih rendah 60 persen dibanding pria yang tidak minum kopi. Kami melihat penurunan resiko ini baik dalam kopi biasa maupun kopi bebas kafein.”

Kopi adalah ramuan kimia yang kompleks, penuh antioksidan serta senyawa lain yang mungkin mempengaruhi perkembangan kanker  prostat.

Kanker prostat adalah kanker yang paling umum pada kalangan pria di seluruh dunia, membunuh sekitar 250 ribu orang setiap tahun.

Menurut Wilson, tidak jelas komponen apa dalam kopi itu yang mungkin mengurangi resiko kanker prostat. Ini lah yang menjadi sasaran riset mendatang.

Sementara ini, katanya, masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa pria harus minum kopi lebih banyak untuk mengurangi resiko terkena kanker prostat yang agresif. Tapi dia mengemukakan bahwa semakin banyak bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat kopi bagi kesehatan.

Wilson menambahkan, “Kopi tidak membahayakan dalam hal penyakit jantung atau stroke, dan tampaknya memberi perlindungan untuk kanker hati. Kopi juga dikaitkan dengan berkurangnya resiko diabetes tipe dua. Jadi saya pikir semakin banyak bukti bahwa kopi tidak berbahaya dan mungkin bermanfaat bagi beberapa kondisi kesehatan. Ini memberi kelegaan bagi orang yang banyak minum kopi.”

Kathryn Wilson dan koleganya di Harvard School of Public Health menerbitkan hasil studi mereka mengenai kaitan minum kopi dan jenis kanker prostat yang mematikan dalam “Journal of the National Cancer Institute” edisi online.

Manfaat Kopi

Menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak.

  • Diabetes. Dua puluh studi yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa.
  • Kanker. Riset secara konsisten menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar.
  • Sirosis. Kopi melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol.
  • Penyakit Parkinson. Para peminum kopi memiliki risiko terkena Parkinson setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum kopi.
  • Penyakit jantung dan stroke. Konsumsi kopi tidak meningkatkan risiko jantung dan stroke.  Sebaliknya, kopi justru sedikit mengurangi risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama.
  • Fungsi kognitif. Studi atas 4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein.

Efek Negatif Kopi

Namun demikian, kopi juga memiliki efek negatif. Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.

Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.

Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan keguguran kandungan tidak memberikan kesimpulan seragam. Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan tidak minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.

http://majalahkesehatan.com/manfaat-kopi-bagi-kesehatan/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s