MENGENAL TUMOR

Kanker merupakan kelainan pada sel sehingga menimbulkan beberapa perbedaan dibanding sel yang normal, antara lain: pembelahan yang tidak normal dan tidak terkendali, dapat menyerang daerah di sekitar sel kanker, dapat menyebabkan metastasis (menyebar) melalui pembuluh darah atau pembuluh getah bening.

Sifat penyebaran (metastasis) ini lah yang membedakan tumor tersebut ganas atau tidak. Tumor bisa juga disebut “benjolan”, jika benjolan itu ganas maka disebut kanker. Ilmu kedokteran yang mempelajari tentang seluk-beluk kanker mulai dari diagnosa, pengobatan dan pencegahan disebut oncology.

Kanker umumnya membentuk sebuah benjolan yang disebut tumor tapi pada leukemia tidak membentuk tumor. Beberapa faktor seperti adanya aktivitas hormone tertentu dapat berperan dalam pertumbuhan dan pembelahan sel tumor.

Akibat terjadi kesalahan atau kerusakan pada DNA, menyebabkan terjadinya pembelahan sel tidak dapat terkontrol. Dan jika DNA yang telah mengalami kerusakan ini membelah maka akan terbentuk DNA yang juga tidak normal sehingga terbentuklah kanker.

Kerusakan DNA bisa disebabkan karena senyawa-senyawa kimia. Senyawa kimia yang dapat menyebabkan kanker sering disebut karsinogen. Kerusakan DNA atau gen bisa diperoleh dari lingkungan atau bisa juga bersifat turunan. Banyak gejala yang disebabkan oleh kanker, hal ini tergantung pada tempat dan jenis keganasan serta ada tidaknya penyebaran atau metastasis.

Cara yang dilakukan untuk mengetahui apakah sel kanker atau bukan, salah satunya adalah dengan biopsy, yaitu pemeriksaan contoh sel atau jaringan dengan menggunakan mikroskop.

Sebenarnya kanker adalah penyakit yang dapat disembuhkan jika bisa terdeteksi sejak awal. Namun pada Negara-negara berkembang seringkali kanker baru terdeteksi setelah stadium lanjut dan hal ini lah yang menyebabkan tingginya tingkat kematian akibat kanker pada Negara berkembang.

Merokok merupakan salah satu aktivitas yang dapat menyebabkan kanker dan sebenarnya hal ini bisa kita hindari, dengan demikian kita sudah berusaha untuk mencegah terjadinya kanker pada diri kita.

Jadi tumor adalah merupakan pembengkakan (benjolan) tidak normal yang terdiri dari sekumpulan sel-sel, sedangkan kanker adalah tumor yang memiliki sifat ganas.

Tumor Hilang Berkat Rumput Mutiara

Herlisa (30 th) tak menyangka tumor yang dulu diangkat dari payudara kanannya bisa tumbuh lagi. Rasa takutpun langsung meliputi dirinya. Apalagi saat itu dia masih menyusui anaknya yang baru setahun. Namun dengan ramuan dari TOGA (Tanaman Obat keluarga), benjolannya hilang tanpa operasi.

Tak ada gejala apapun ketika benjolan itu mulai muncul. Tetapi lama kelamaan terasa sakit terutama bila sedang berdesakan di bis kota. Rasa sakit itu muncul di sekitar tangan dan menjalar ke tubuh bagian belakang, punggung terasa ngilu, tak jarang dibarengi demam.
Diam-diam saya memeriksakan diri ke dokter dan hasilnya menunjukkan adanya tumor di payudara, saya ketakutan setengah mati. Dalam ketakutan itu, saya berusaha bersikap pasrah dan tiada henti berdoa, mohon jalan keluar terbaik.

Minum Ramuan Cina

Hasil pemeriksaan intensif mengindikasikan bahwa benjolan di Payudara saya ini lebih mengarah ke tumor, bukan kanker. Dokter menjelaskan dari perabaan benjolan itu bergerak, dan posisinya di atas Payudara. Makanya setelah diberi antibiotik oleh dokter, saya tak muncul-muncul lagi di tempat prakteknya. Selama setahun saya sengaja tidak periksa ke dokter. Sebagai gantinya saya mencoba ramuan Cina. Ramuan ini katanya baik untuk daya tahan tubuh. Setiap hari saya harus minum 3 seloki. Efeknya lumayan bagus, benjolan yang tadinya seukuran dua jari, mengecil hingga sebesar kacang tanah. Saya menjalani operasi di tahun 1992.

Dilarang menyusui

Namun menjelang akhir tahun 2000, tiba-tiba saya merasakan munculnya gejala serupa seperti di tahun 1991 itu. Saat melakukan perabaan sendiri, saya menemukan adanya benjolan ditempat yang dulu lagi. Tadinya saya berpikir itu akibat pengaruh air susu, karena saat itu saya dalam masa menyusui anak pertama.

Dokter lalu menyarankan saya untuk berhenti menyusui. Dikhawatirkan isapan anak saya bisa merangsang benjolan untuk bertambah besar dan berubah jadi ganas. Lagi-lagi dokter memberikan antibiotik dosis tinggi serta obat penahan rasa sakit.

Sifat tumor di payudara saya suatu saat menyebar, kemudian mengumpul. Saat mengumpul itulah ia menimbulkan peradangan, dan rasanya sakit sekali.
Anjuran dokter untuk melakukan operasi lagi membuat saya bingung. Suami saya tidak terlalu mempermasalahkan apa yang akan terjadi. Namum saya merasa tidak sanggup karena harus meninggalkan anak beberapa lama.

Disaat kebingungan tersebut suami saya baca artikel tentang tanaman keladi tikus. Disebutkan bahwa tanaman tersebut dapat menyembuhkan kanker. Karena artikel itu kurang lengkap, suami lalu menghubungi kantor redaksi. Saya dan suami dianjurkan pergi ke klinik tanaman obat .
Begitu ketemu dengan dokter pengasuhnya, saya ceritakan tentang penyakit serta hasil pemeriksaan dokter. Saya juga mengatakan ingin mencoba pengobatan dengan keladi tikus.

Satu kapsul Rp. 500

Ternyata menurut Winarto, keladi tikus itu hanya obat pendamping. Yang terbaik buat saya yaitu ramuan obat dari rumput mutiara, sambiloto, jombang dan bidara upas. Semua obat itu berupa kapsul.

Setiap tanaman mempunyai fungsi masing-masing, Rumput mutiara untuk menghilangkan benjolan, jombang dan sambiloto untuk mengeluarkan racun, sedangkan bidara upas untuk mengempiskan tumor.

Masing-masing obat harus diminum tiga kali sehari, sekali minum dua kapsul. Harga tiap kapsulnya cukup murah, hanya Rp 500. Untuk berkonsultasi, terserah kesanggupan kita. Yang penting obat harus diminum.

Selama pengobatan, saya diminta untuk menghindari makan ikan asin, sawi putih, kangkung, makanan pedas. Saya juga dilarang mengkonsumsi bumbu penyedap atau MSG, bahkan pengawet dan tidak boleh stress. Sementara itu saya dianjurkan banyak minum, lebih dari 8 gelas sehari.

Setelah enam minggu minum obat itu, benjolan di payudara saya mulai mengecil. Perlahan-lahan tumor itu pun lenyap. Meski saat diraba benjolan itu tak terasa lagi, untuk memastikannya saya periksa ke dokter. Hasil pemeriksaan USG memperlihatkan sama sekali tak ada benjolan. Saya pun merasa puas dan lega. Sekarang saya masih rutin minum sambiloto, sedang mmput mutiara saya minum bila gondongan saja. Saya juga tetap menjaga makanan. Sebisa mungkin dua minggu sekali saya berkonsultasi .

Kesembuhan ini menggugah suami saya, untuk menyebar luaskan melalui internet. Tujuannya tentu untuk berbagi pengalaman dengan siapa saja yang membutuhkan.
Demikian Sharing dari saya semoga membantu
Salam
Ika

NB:
1. Herb Medicine Store ( http://herbmedicine.blogspot.com ) menyediakan berbagai macam ekstrak herbal, diantaranya : rumput mutiara, bidara upas, sambiloto.

2. Anda bisa konsultasi tentang kesehatan dan herbal di sehatherbal@yahoo.co.id – gratis tanpa biaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s